Cara menghitung kebutuhan nilai kapasitas kapasitor motor induksi 1 fasa

Nilai kapasitas capacitor motor induksi 1 fasa sangat berpengaruh terhadap kumparan, bisa mengakibatkan panas berlebih hingga putaran motor yang tidak sesuai. Kapasitor adalah komponen yang hanya dapat menyimpan dan memberikan energi yang terbatas yaitu sesuai dengan kapasitasnya, pada dasarnya kapasitor terdiri atas dua keping sejajar yang dipisahkan oleh medium dielektrik. 



Kapasitor pada sistem daya listrik menimbulkan daya reaktif untuk memperbaiki tegangan dan faktor daya, karenanya memasang atau menghubungkan kapasitor secara seri terhadap kumparan bantu (starting) motor induksi 1 fasa  jenis motor kapasitor adalah untuk memperoleh beda phase antara arus lilitan/kumparan utama (running) dan arus lilitan/kumparan bantu (starting) yang lebih besar, sehingga dihasilkan cukup torsi untuk menggerakan rotor sangkar pada saat starting. Diusahakan beda phasenya sebesar atau mendekati π/2 atau 90 derajat.



untuk menghitung besarnya nilai kapasitas kapasitor dapat digunakan rumus:


C = Qc / V². ω


Dimana :

C = Kapasitas kapasitor (Farad)

Qc = Daya reaktif kapasitor (Var)

V = Tegangan (Volt)

ω = 2πf


Contoh :

Sebuah motor induksi 1 fasa jenis motor kapsitor dengan daya  (P) 125 Watt, tegangan (V) 220 Volt, faktor daya/kerja (Cos φ) 0,8. Maka ukuran atau nilai kapasitas kapasitor yang harus dipasang serie dengan kumparan bantu (starting) adalah sebesar :

P = V x I x Cos φ

I = P / V x Cos φ = 125 / 220 x 0,8 = 125 / 176 = 0,71 Ampere

Cos φ = 0,8 à φ = Cos-1 0,8 = 36,87°

Sin 36,87° = 0,6

Qc = V x I x Sin φ = 220 x 0,71 x 0,6 = 93,74 VAR

C = Qc / V².ω = 93,75 / 220² x 314 = 93,74 / 15.197.600 = 6,16 μF dibulatkan 6 μF